BANDA ACEH - Sekitar 200 hektare hutan lindung Ulu Masen di gampong (desa) Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dilaporkan terbakar. Terbakarnya hutan lindung itu diduga karena ada yang membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan.
Hal itu disampaikan Amiruddin (30), warga gampong Beungga yang dihubungi melalui telepon seluler dari Banda Aceh, Sabtu (18/7) . "Belum terlihat petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian, sehingga api secara cepat menjalar di kawasan itu,"
"Lokasi itu jauh dari permukiman warga sehingga petugas sulit mencapai sasaran," ujarnya.
Hingga Sabtu siang upaya pemadaman dilakukan Polisi Hutan (Polhut) dan masyarakat setempat Namun belum terlihat tanda-tanda "si jago merah" yang melahap hutan, padam.
Kebakaran itu diduga akibat kelalaian warga saat membakar sampah sekitar hutan tersebut. Tanpa sengaja api menjalar dengan cepat, sehingga menghaguskan sekitar 200 hektare hutan lindung tersebut.
Sampai saat ini, belum diketahui jumlah kerugian dan sumber api yang menghanguskan area yang banyak ditumbuhi pohon jenis mahoni dan pinus tersebut.
Kebakaran itu tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang juga membuka lahan di sekitar hutan. Namun jika tidak ditangani secepatnya dikhawatirkan akan merusak lingkungan.
Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Pidie, Muhammad Amin Affan yang dihubungi terpisah mengatakan, kebakaran yang terjadi di tujuh titik itu sudah ditangani. "Api sudah berhasil dipadamkan sejak siang tadi," ujarnya "
Kini, menurutnya tinggal dua titik lagi dan petugas sedang bekerja di lapangan. "Kita berharap kebakaran itu tidak meluas dan api dapat dipadamkan," katanya.
Kebakaran bukan disengaja, tetapi lebih disebabkan kecerobohan. Bisa jadi akibat membuang puntung rokok sembarangan tanpa mempertimbangkan bahwa sekarang sedang musim kemarau di Aceh.
Sumber : Republika
200 Hektar Hutan Lindung Terbakar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar